get app
inews
Aa Read Next : Peduli Bencana Luwu, Polres Luwu Utara Serahkan Ratusan Paket Sembako dan Obat-obatan

Dampingi Bupati, Kapolres Luwu Utara Tinjau Wilayah Terendam Air di Malangke Barat

Kamis, 30 Mei 2024 | 13:28 WIB
header img
Kapolres Luwu Utara, AKBP Muhammad Husni Ramli saat mendampingi Bupati Indah Putri Indriani meninjau desa terendam air.

MALBAR, iNewslutra.id - Desa yang terendam air akibat tingginya curah hujan serta jebolnya tanggul Sungai menjadi perhatian pemerintah di Kabupaten Luwu Utara.

Bersama Bupati Indah Putri Indriani dan Pihak Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang (BBWSPJ), Kapolres Luwu Utara, AKBP Muh. Husni Ramli meninjau kondisi desa Pombakka Kecamatan Malangke Barat.

Para pejabat tersebut menggunakan perahu katinting dan menyeberangi jembatan yang nyaris ambruk lantaran di terjang luapan air sungai saat lakukan peninjauan hingga malam hari, Selasa (28/05/2024).

"Selain meninjau kondisi desa pihak polres Luwu Utara juga menyalurkan bantuan bagi warga setempat yang terdampak," ujar AKBP Muhammad Husni Ramli, Kamis (30/05/2024).

Kapolres mengungkapkan dari beberapa solusi ada beberapa langkah yang akan ditempuh oleh pemerintah dan balai untuk mengatasi masalah banjir ini termasuk melakukan pendekatan kepada warga agar mau di relokasi.

Bupati menjelaskan jika pelbagai upaya telah dilakukan Pemerintah kabupaten Luwu Utara bersama Kementrian PUPR dalam hal ini BBWSPJ. 

"Untuk tanggul yang jebol di Desa Pombakka ini panjangnya kurang lebih 80 meter. Pihak balai juga sudah melakukan asesment untuk penanganan darurat,” kata Indah Putri Indriani saat itu.

Indah menambahkan saat ini pihak balai juga telah menyiapkan material yang dibutuhkan untuk penanganan tanggul tersebut. Hanya saja sampai saat ini pengerjaan belum dilakukan karena masih terkendala akses mobilisasi material ke lokasi tanggul yang jebol terlebih debit air yang masih tinggi. 

Penanganan darurat sendiri direncakan dengan memasang jumbo bag yang bertujuan untuk menutup tanggul yang jebol. Hanya saja peletakan jumbo bag tetap harus menggunakan alat berat yang lagi-lagi terkendala kondisi air terlebih intensitas hujan di kabupaten luwu utara yang masih tinggi 

"Kesempatan ini juga kembali kami melakukan pendekatan meminta kesediaan warga untuk direlokasi," pungkasnya. (*)

Editor : Nasruddin

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
gaada
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut