Heroik! Jamal, Anggota DPRD Lutra Bantu Ambulans yang Terjebak Longsor di Perbatasan Sulawesi

Nasruddin Rubak
Jamal terjun bantu evakuasi material longsor bersama warga. Foto: iNewsLutra/JM

MANGKUTANA,iNewsLutra.id - Dengan semangat dan dedikasi tinggi, Jamal, anggota DPRD Komisi II Fraksi Partai Golkar Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, membuktikan kepeduliannya terhadap sesama dengan terjun langsung membantu menyeberangkan ambulans yang terjebak longsor di Jalan Trans Sulawesi. Kejadian heroik ini berlangsung di perbatasan Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tengah. Jumat, (4/4/2025).

Ambulans yang terjebak sedang membawa jenazah Irfan, seorang karyawan PT IMIP yang sempat hilang dan menjadi viral setelah tertimbun longsor. Bersama ratusan kendaraan lainnya, ambulans tersebut terjebak di Dusun Sampuraga, Desa Kasintuwu, Kecamatan Mangkutana, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan.

Jamal yang saat itu sedang dalam perjalanan bersama keluarga dari Sulawesi Tengah, tak hanya merasakan kesulitan yang dialami para pengendara lain, tetapi juga menyadari adanya situasi darurat. Saat melihat ambulans yang terjebak dengan jenazah, Jamal segera turun tangan. Tanpa ragu, ia menghubungi pemerintah setempat untuk meminta bantuan membuka akses jalan yang tertutup longsor.

"Saya sedang dalam perjalanan dari Sulawesi Tengah. Saat melihat antrian panjang kendaraan, saya turun untuk mengecek kondisi longsor. Saat itu, saya menyadari ada ambulans yang terjebak dengan jenazah di dalamnya. Saya segera menghubungi Pak Bupati Luwu Timur dan Kalak BPBD untuk membuka jalan yang tertutup," ujar Jamal dengan penuh inisiatif.

Berkat koordinasi cepat antar instansi terkait, Kapolsek Mangkutana segera mengirimkan alat berat ke lokasi untuk mengevakuasi material longsor yang menghalangi jalan. Usaha bersama ini membuahkan hasil, akses jalan berhasil dibuka.

"Kami terjebak sekitar 5-6 jam. Alhamdulillah, semua pihak yang kami hubungi merespons dengan cepat. Kapolsek Mangkutana langsung mengirimkan alat berat. Akhirnya, jalan berhasil dibuka," tutur alumnus Hukum Universitas Mega Buana Palopo, saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Kerja sama lintas instansi dan perjuangan tanpa kenal lelah ini akhirnya berhasil memastikan jenazah Irfan bisa dibawa ke rumah duka di Kecamatan Walenrang, Kabupaten Luwu, untuk disemayamkan sebelum dikebumikan.

Editor : Nasruddin

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network