Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Farid Kasim Judas Tunjukkan Jiwa Besar, Terima Hasil PSU dan Ucapkan Selamat ke Naili Akhmad
Advertisement . Scroll to see content

Akademisi Unanda Kritik Ketidakcermatan Gakkumdu dalam Penetapan Tersangka Kasus Ijazah Palsu

Sabtu, 19 Oktober 2024 | 14:57 WIB
  • author Nasruddin Rubak
Akademisi Unanda Kritik Ketidakcermatan Gakkumdu dalam Penetapan Tersangka Kasus Ijazah Palsu
Wakil Rektor Universitas Andi Djemma Palopo. Foto:iNewsLutra/tangkapan layar.

PALOPO,iNewsLutra.id - Wakil Rektor IV Universitas Andi Djemma Palopo, Abdul Rahman menilai Sentra Gakkumdu kurang cermat dalam menetapkan tersangka terkait kasus dugaan ijazah palsu.

Menurut Abdul Rahman, aparat penegak hukum seharusnya memisahkan antara peristiwa hukum, objek, dan subjek, serta berhati-hati sebelum menetapkan seseorang sebagai tersangka. 

"Penetapan tersangka dalam kasus dugaan ijazah palsu oleh calon Wali Kota Palopo perlu dilakukan secara teliti. Terlebih lagi, ada beberapa anggota KPU yang juga ditetapkan sebagai tersangka," ujar Abdul Rahman saat dihubungi, Sabtu (19/10/2024).

Lebih lanjut, Abdul Rahman yang akrab disapa Maman menegaskan bahwa Gakkumdu harus mampu membedakan antara peristiwa hukum, objek dan subjek hukum. 

"Apakah anggota KPU terlibat langsung dalam dugaan pemalsuan ijazah dan apakah KPU secara kelembagaan memiliki wewenang untuk memutuskan keaslian dokumen tersebut?" jelas Dosen Pascasarjana Ilmu Hukum, Universitas Andi Djemma ini.

Ia juga menambahkan penegak hukum seharusnya menelusuri lebih dalam terkait keabsahan ijazah melalui instansi berwenang. 

"Saya pikir, penegak hukum bisa mengusut kebenaran ijazah tersebut mulai dari sekolah terkait hingga ke kementerian pendidikan," tutupnya.

Editor: Nasruddin

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut