Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Meteran Air Bersih Kantor Cabang Dinas Sulsel Wilayah XI Palopo Disegel, Begini Penjelasannya
Advertisement . Scroll to see content

PT Masmindo Dwi Area Diminta Angkat Kaki dari Bumi Sawerigading

Senin, 01 Agustus 2022 | 15:58 WIB
  • author Tim iNews
PT Masmindo Dwi Area Diminta Angkat Kaki dari Bumi Sawerigading
PT Masmindo Dwi Area diminta angkat kaki dari Bumi Sawerigading (Foto : Zainuddin Bundu Saoda)

BELOPA,LutraiNews.id - PT Masmindo Dwi Area yang melakukan ekplorasi hampir setengah abad kembali mendapat sorotan. Izin tambang, proses pembebasan lahan dan transparansi hasil ekplorasi menuai kritikan.

Hal tersebut terungkap saat aksi demo yang dilakukan oleh Koalisi Rakyat Bersatu jilid 1 di depan Kantor DPRD Kabupaten Luwu.

Dalam orasinya para pendemo meminta PT Masmindo Dwi Area segera angkat kaki dari tanah Sawerigading, Luwu karena keberadaan perusahaan emas tersebut justru dianggap merugikan warga.

PT. Masmindo dinilai hanya menguras hasil perut bumi berupa emas, logam, nikel dengan tujuan untuk memperkaya diri sendiri.

Selain itu, pendemo ikut menyoroti adanya dana hibah senilai 67 Miliar yang di keluarkan pemerintah Kabupaten Luwu untuk pelebaran jalan dan jembatan yang diduga akan dilalui PT Masmindo nantinya.

Tidak sampai disitu saja, PT. Masmindo juga diminta untuk transparan dalam penerapan amdal maupun pembebasan nilai lahan milik masyarakat yang dianggap jauh dari skala standar nilai harga.

" Kami meminta PT Masmindo angkat kaki dari Bumi Sawerigading Luwu," kata Zainuddin Bundu Saoda, jenderal lapangan.

Aksi demo ini berakhir setelah para pendemo menemui sejumlah anggota DPRD Luwu, sayangnya pertemuan itu tidak dihadiri dari pihak PT Masmindo Dwi Area.

Rencananya aksi serupa akan kembali dilakukan dengan melibatkan jumlah yang lebih besar. Hingga kini, belum ada keterangan dari pihak PT Masmindo atas tuntutan tersebut.

Editor: Nasruddin

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut