Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Cerita Pilu Korban Rudapaksa di Lutim Bikin Nyesek
Advertisement . Scroll to see content

Soroti Balai Gakum KLHK Sulawesi, Pospera Lutim : Sopir Tersangka, Pemilik Kayu Bebas Berkeliaran !

Rabu, 27 Maret 2024 | 09:27 WIB
  • author Ibnu S. Mattangaran
Soroti Balai Gakum KLHK Sulawesi, Pospera Lutim : Sopir Tersangka, Pemilik Kayu Bebas Berkeliaran !
Ilustrasi ilegal logging. (Ft. Istimewa)

MALILI, iNewslutra.id - Balai Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Gakkum KLHK) Wilayah Sulawesi diminta untuk tidak tebang pilih.

Hal itu diungkap Ketua Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) Kabupaten Luwu Timur, Erwin R Sandi    ke media iNewslutra.id, Rabu (27/03) pagi.

"Kami mendesak Gakkum KLHK sulawesi menangkap RS inisial sang pemilik kayu yang diduga sebagai pelaku illegal logging di Luwu Timur," ujarnya.

Erwin R Sandi menduga ada permainan dari oknum Balai Gakkum KLHK Sulawesi sehingga RS belum ditangkap bahkan bebas berkeliaran di Luwu Timur.

"Sopir pengangkut kayu yang amankan Gakkum, bisa saja  ditumbalkan, indikasi itu dikuatkan dengan belum ditangkapnya sang pemilik kayu," lanjut Erwin R Sandi.

Sebelumnya, Balai Gakkum Sulawesi menangkap TP, sopir truk pengangkut kayu olahan. TP disangkakan menggunakan surat keterangan hasil kayu olahan secara berulang. 

Setelah ditahan usai ditetapkan tersangka, TP memberi keterangan nama dan alamat pemilik kayu olahan yang diangkutnya kepada penyidik PPNS balai Gakkum.

"Harusnya dilakukan upaya paksa jika sudah dua kali layangkan panggilan namun SR Mangkir. Jangan sampai menimbulkan persepsi buruk bahwa ada permainan antara Gakkum dan pemilik kayu," tegas Erwin R. Sandi.

Sementara itu, sebelumnya Kepala Balai Gakkum KLHK Sulawesi, Aswin Bangun mengatakan saat pemeriksaan awal, TP menolak menyebutkan nama pemilik kayunya.

Editor: Nasruddin

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut